Monday, July 13, 2009

Tampilkan Gambar dengan Efek LightBox

Efek LightBox sangat menarik dan indah untuk menampilkan gambar-gambar pada Blogger. Ketika pengunjung meng-klik gambar yang disertakan pada artikel, maka gambar akan muncul dengan ukuran sebenarnya pada halaman yang sama dengan warna latar hitam transparan. Jika pernah menggunakan software semacam Picasa, maka seperti itulah efek LightBox yang akan kita terapkan pada Blog*Spot kali ini. Efek LightBox dibuat dan dikembangkan oleh Lokesh Dhakar, versi terbaru adalah Lightbox JS v2.04.
Blogger TuneUp menerapkan efek LightBox ini pada gambar-gambar artikel Electronic Project, silahkan dilihat terlebih dahulu untuk meyakinkan bahwa anda menyukai efek LightBox ini. Pada awalnya Blogger TuneUp mengalami kegagalan pada saat mencoba menerapkannya pada Blog*Spot, gambar tidak mampu diload (ditampilkan). Ternyata setelah tanpa lelah mencoba kesalahan ditemukan, dan kesalahan itu bukan pada proses pemasangan berbagai kode LightBox tapi terdapat pada karakter kode gambar Blog*Spot itu sendiri.
Screenshot diambil dari Electronic Project

Pemasangan Efek LightBox pada Blog*Spot:

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke bagian "Tata Letak - Edit HTML"
Langkah 3
Cari kode dibawah ini:
]]></b:skin>
Langkah 4
Masukan kode CSS dibawah ini diatas kode pada Langkah 3:
#lightbox{ position: absolute; left: 0; width: 100%; z-index: 100; text-align: center; line-height: 0;}
#lightbox img{ width: auto; height: auto;}
#lightbox a img{ border: none; }
#outerImageContainer{ position: relative; background-color: #fff; width: 250px; height: 250px; margin: 0 auto; }
#imageContainer{ padding: 10px; }
#loading{ position: absolute; top: 40%; left: 0%; height: 25%; width: 100%; text-align: center; line-height: 0; }
#hoverNav{ position: absolute; top: 0; left: 0; height: 100%; width: 100%; z-index: 10; }
#imageContainer>#hoverNav{ left: 0;}
#hoverNav a{ outline: none;}
#prevLink, #nextLink{ width: 49%; height: 100%; background-image: url(data:image/gif;base64,AAAA); /* Trick IE into showing hover */ display: block; }
#prevLink { left: 0; float: left;}
#nextLink { right: 0; float: right;}
#prevLink:hover, #prevLink:visited:hover { background: url(http://www.lokeshdhakar.com/projects/lightbox2/images/prevlabel.gif) left 15% no-repeat; }
#nextLink:hover, #nextLink:visited:hover { background: url(http://www.lokeshdhakar.com/projects/lightbox2/images/nextlabel.gif) right 15% no-repeat; }
#imageDataContainer{ font: 10px Verdana, Helvetica, sans-serif; background-color: #fff; margin: 0 auto; line-height: 1.4em; overflow: auto; width: 100% ; }
#imageData{ padding:0 10px; color: #666; }
#imageData #imageDetails{ width: 70%; float: left; text-align: left; }
#imageData #caption{ font-weight: bold; }
#imageData #numberDisplay{ display: block; clear: left; padding-bottom: 1.0em; }
#imageData #bottomNavClose{ width: 66px; float: right; padding-bottom: 0.7em; outline: none;}
#overlay{ position: absolute; top: 0; left: 0; z-index: 90; width: 100%; height: 500px; background-color: #000; }
Langkah 5
Cari kode dibawah ini:
</head>
Langkah 6
Masukan kode dibawah ini diatas kode pada Langkah 5:
<script src='http://www.lokeshdhakar.com/projects/lightbox2/js/prototype.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://www.lokeshdhakar.com/projects/lightbox2/js/scriptaculous.js?load=effects,builder' type='text/javascript'/>
<script src='http://www.lokeshdhakar.com/projects/lightbox2/js/lightbox.js' type='text/javascript'/>
Langkah 7
Simpanlah Template, sampai Langkah 7 ini proses pemasangan efek LightBox pada Blog*Spot sudah selesai, tetapi efek LightBox ini tidak akan berjalan jika tidak ditambahkan beberapa kode pada gambar yang disertakan pada artikel. Lanjutkan membaca langkah berikutnya...

Proses Modifikasi Kode Gambar:

Langkah 1
Pada saat memasukan gambar pada artikel, biasanya menggunakan metode seperti gambar dibawah ini:
Langkah 2
Setelah gambar berhasil di-upload lakukan penambahan kode pada mode "Edit Html" posting seperti gambar dibawah ini:
Hal yang harus diperhatikan:
  1. Kode rel="lightbox" harus selalu ditambahkan pada gambar yang disertakan pada artikel, sehingga pada saat pengunjung meng-klik gambar, maka gambar akan ditampilkan dengan efek LightBox (lihat contoh dibawah ini, kode rel="lightbox" dengan warna biru).
  2. Jika gambar pada artikel lebih dari satu, tambahkan kode rel="lightbox[roadtrip]" pada setiap kode gambar. Dengan penambahan kode ini maka gambar akan ditampilkan dengan efek LightBox dan efek Slide. Semua gambar akan dikumpulkan dalam satu frame dan akan ditampilkan seperti slideshow.
  3. Buang kode "-h" (tanpa tanda kutip) pada gambar yang disertakan pada artikel, karena jika kode "-h" ini tidak dibuang maka gambar tidak akan mampu diload/ditampilkan (lihat contoh dibawah ini, kode "-h" dengan warna merah).
Perhatikan contoh dibawah ini :
Kode LightBox jika hanya satu gambar!
<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}catch(e) {}"href="http://2.bp.blogspot.com/AAAAB9g/s1600-h/image.jpg" rel="lightbox"><img style="cursor:pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/AAAAB9g/s400/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_XXXXX" border="0"></a>
Kode LightBox jika lebih dari satu gambar!
<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}catch(e) {}"href="http://2.bp.blogspot.com/AAAAB9g/s1600-h/image.jpg" rel="lightbox[roadtrip]"><img style="cursor:pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/AAAAB9g/s400/image.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_XXXXX" border="0"></a>
Langkah 3
Artikel telah siap lepas landas dengan efek gambar LightBox plus Slide dan KLIK Terbitkan!

Keterangan:
  • Blogger TuneUp tidak menjamin semua source yang berupa Gambar, dan JavaScript akan selalu tersedia, dari itu silahkan anda upload sendiri pada hosting pribadi anda.
  • Efek LightBox ini menggunakan source disini (klik kanan save as)
  • Ubahlah arah URL source diatas ke arah URL source hosting anda (perhatikan "Pemasangan Efek LightBox pada Blog*Spot" berwarna biru yang ada pada langkah 4 dan langkah 6).
Mudah-mudahan berhasil. Tinggalkan komentar jika mengalami kegagalan dan Happy Blogging :)

Cegah Translator Artikel Blog Ilegal

Hal ini berawal dari kekesalan dan kekecewaan terhadap blogger lain. Suatu hari Blogger TuneUp mencoba kembali Chat di YM! karena permintaan salah satu pembaca setia Blogger TuneUp untuk membantu melakukan beberapa tips trik blogger hack dari artikel Blogger TuneUp. Ketika terjadi tanya jawab muncul seseorang bergabung dan minta untuk ditambahkan. Tanpa pikir panjang saya menambahkan dia menjadi teman dalam daftar teman (Friend List).
Seorang blogger tersebut ternyata berasal dari negara tetangga yang baru-baru ini gencar diberitakan media televisi sedang membasmi para militan dinegara tersebut. Kemudian percakapan berlanjut dengan tukar informasi yang sebagian besar tidak nyambung karena memang blogger tersebut kurang fasih berbahasa Inggris (sama dengan penulis), tukar alamat blog dan saling menjadi follower.
Cegah Translator Artikel Blog Ilegal
Seminggu kemudian Blogger TuneUp mengunjungi sang blogger tersebut, sungguh diluar dugaan, kaget plus kecewa ternyata sudah hampir seperempat artikel Blogger TuneUp sudah diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris. Kemudian saya melakukan konfirmasi mengenai maksud dan tujuannya melakukan penterjemahan artikel tanpa memberitahu atau ijin terlebih dahulu, jawabannya sederhana "Dia ingin bergabung dengan program Google Adsense". Setelah kejadian tersebut Blogger TuneUp segera melakukan tindakan preventif untuk mencegah proses terjemahan lebih lanjut dan bisa mematikan ide sang blogger. Berikut ini tindakan Blogger TuneUp untuk mencegah proses terjemahan secara ilegal.

1. Dengan menggunakan Meta Tag
Metode ini cukup efektif untuk mencegah translate dengan Google Translator, teknik ini akan mencegah penterjemahan semua konten yang ada pada blog kita. Tambahkan kode Meta Tag dibawah kode <head>:
<meta name="google" value ="notranslate">

2. Dengan menggunakan Class
Metode ini akan mencegah proses translator pada beberapa bagian blog saja, bagian yang akan diblok untuk proses translator harus ditambahkan kode seperti dibawah ini:
Kirim email ke <span class="notranslate">penjualan at gmail dot com</span>
Kata penjualan at gmail dot com tidak akan diterjemahkan oleh Google Translator.

Informasi ini berasal dari Google sendiri, silahkan baca disini.

Hal ini Blogger TuneUp lakukan karena merasa perlu untuk melindungi artikel berbahasa Indonesia, dan kita sebagai para Blogger Indonesia harus bangga dengan bahasa kita. Mari lindungi artikel kita! Untuk perlindungan artikel blog lebih lanjut silahkan baca disini (cegah copy paste artikel). Happy Blogging :)

Membuat Widget Blogger Login

Pada artikel sebelumnya Blogger TuneUp pernah membuat Widget Blogger Login layaknya WordPress yang terdiri dari Dashboard, Pengaturan, Tata Letak, Artikel Baru, Edit Artikel. Fasilitas ini sama dengan pembuatan Float Navigation Bar (Baris Navigasi Terapung), tetapi karena setiap blogger memiliki karakter masing-masing maka sekarang Blogger TuneUp akan menyuguhkan bentuk lain dari Blogger Login berupa widget yang biasanya kita lihat pada saat login ke halaman muka Blog*Spot.
Widget ini mudah untuk diterapkan pada Blogger dengan mengikuti langkah dibawah ini. Seperti biasa sebelum artikel ini di buat, Blogger TuneUp telah meng-integrasi-kannya pada blog Electronic Project.
Screenshot diambil dari Electronic Project
Dibawah ini langkah pemasangan Widget Blogger Login
Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke bagian "Tata Letak - Elemen Halaman"
Langkah 3
Tambahkan Gadget Baru dengan tipe HTML/JavaScript dengan Judul "Blogger Login"
Langkah 4
Masukan kode dibawah ini:
<form id="start-login" action="https://www.google.com/accounts/ServiceLoginBoxAuth" name="login" onsubmit="onlogin()" method="post">
<input value="http://www.blogger.com/loginz?d=%2Fhome&p=http%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2F" name="continue" type="hidden"/>
<input value="blogger" name="service" type="hidden"/>
<input value="8" name="nui" type="hidden"/>
<input value="8" name="naui" type="hidden"/>
<input value="2" name="fpui" type="hidden"/>
<input value="3" name="uilel" type="hidden"/>
<input value="true" name="skipvpage" type="hidden"/>
<input value="false" name="rm" type="hidden"/>
<input value="true" name="alwf" type="hidden"/>
<input value="http://www.blogger.com/login.g" name="roeu" type="hidden"/>
<input value="0" name="alinsu" type="hidden"/>
<input value="WbQ8QiJfUvA" name="GA3T" type="hidden"/>
<div>
<label for="Email"> Username: <br/>
<input id="Email" tabindex="1" value="" name="Email" size="20" type="text"/>
</label>
</div>
<div>
<label for="Passwd"> Password: (<a href="https://www.blogger.com/forgot.g" target="_top" title="Forgot your password?">?</a>) <br/>
</label>
<input id="Passwd" tabindex="2" autocomplete="off" name="Passwd" size="20" type="password"/>
</div><br/>
<input id="signin-btn-ns" tabindex="0" value="Sign in" class="ubtn ubtn-block" name="submit" type="submit"/>
</form>
<span><a style="font-size: 10px; text-decoration:none; color: #cccccc;" href="http://modification-blog.blogspot.com/" target="_blank">Gadget by Blogger Tune-Up</a></span>
Langkah 5
Simpan Gadget tersebut dan Preview Blog...

Bagi yang tidak mau ribet atau kurang paham dengan langkah diatas, silahkan klik tombol "Tambahkan Blogger Login Widget" dibawah ini:

Mudah-mudahan berhasil... Happy Blogging :)

Thursday, July 9, 2009

Memahami Tag Anchor

Anchor kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia (Prof. Drs. S. Wojowasito, Kamus Lengkap Inggris - Indonesia 1980:6) berarti jangkar; sauh. Entah apa hubungannya antara Tag Anchor pada bahasa HTML dengan Anchor dalam arti sebenarnya? Tetapi kalau ditelaah mengandung tujuan yang sama. Anchor dalam arti sebenarnya adalah jangkar, suatu alat yang digunakan untuk mengkaitkan kapal dipelabuhan atau sebagai alat pengait.
Begitupun anchor dalam bahasa HTML, digunakan untuk mengaitkan/link suatu dokumen/halaman terhadap dokumen/halaman lainnya[1]. Jika suatu kata atau kalimat dalam sebuah halaman web memiliki keterkaitan/link dengan dokumen/halaman lain, maka browser akan menampilkan kata atau kalimat tersebut dengan format berbeda. Secara standar kata atau kalimat anchor (terkait dengan halaman lain) akan berwarna biru dengan garis bawah, hal ini sering pula disebut hyperteks link, hyperlink atau link saja.
Memahami Tag Anchor HTML

Tag Anchor

Sesuai dengan standar bahasa HTML, anchor menggunakan tag <a> untuk membuat suatu link terhadap dokumen lain dalam web. Tag <a> digunakan untuk mendefinisikan suatu kata atau kalimat yang akan dikaitkan dengan halaman lain dalam web. Perhatikan contoh dibawah ini :
Hari minggu aku bertemu <a href="http://dedehendriono.blogspot.com">Hendriono</a>.
Kata Hendriono terletak diantara tag anchor, ini berarti kata Hendriono adalah kata yang dikaitkan dengan halaman lain atau dibuat sebagai anchor. Sedangkan href adalah atribut anchor yang digunakan sebagai referensi halaman yang dituju, halaman yang dituju terletak diantara tanda kutip "http://dedehendriono.blogspot.com".

Atribut href

Atribut href selalu digunakan bersama anchor, karena tag anchor tidak akan lengkap tanpa href. href atau hyperlink refference (ma'af ini tanpa sumber) mempunyai tiga jenis, yaitu :

1. Link Relatif
Jenis link relatif digunakan untuk membuat suatu link halaman yang akan dikaitkan dengan halaman lain dan halaman terkait masih dalam satu komputer. Jika dua halaman terdapat pada direktori yang sama maka tidak perlu menggunakan alamat internet yang lengkap. Cukup dengan menuliskan nama file html tersebut, seperti dibawah ini :
<a href="halaman_2.html">Halaman 2</a>

2. Link Absolute
Jenis Link Absolut digunakan untuk membuat link ke halaman lain yang berada di website lain di Internet. Maka alamat halaman tersebut harus ditulis lengkap, seperti dibawah ini :
<a href="http://dedehendriono.blogspot.com/wulan_guritno_xxx.html">Wulan Guritno tidak berpakaian</a> ketika sedang mandi.

3. Link dalam dokumen yang sama
Link ini digunakan jika halaman tersebut panjang dan ada kalimat yang akan dijelaskan kemudian pada paragraf berikutnya, maka penggunaan link internal page sangat membantu para pembaca. Pembaca tidak perlu mencari artikel mana yang terhubung dengan artikel yang sedang dibaca pada halaman yang sama. Pembaca cukup mengklik kata yang sedang dibaca untuk mengetahui maksud dan penjelasannya pada paragraf berikutnya.
Contoh penggunaan link dalam dokumen yang sama :

Paragraf 1
<a href="#johntitor">John Titor</a> menyebutkan bahwa paradoks itu SALAH. Sebab jika si A balik ke masa lalu ataupun maju ke masa depan, dia akan mendarat di DUNIA LAIN serupa tapi tak sama.
...
...
Paragraf 10
<a name="johntitor">John Titor</a> mengaku sebagai tentara Amrik dari tahun 2036. Dia menge-post foto mesin waktunya dan buku manualnya. John diperintahkan balik ke tahun 1970an untuk mengambil komputer kuno milik kakeknya (IBM 5100).

Perhatikan contoh diatas :
Yang diberikan tag anchor href adalah John Titor paragraf 1 dan ketika pembaca meng-klik John Titor pada paragraf 1, maka artikel akan bergeser ke paragraf 10 yang menjelaskan tentang siapa John Titor.

Target href

Secara default (standar) setiap kita membuat tag anchor href maka ketika pembaca meng-klik link tersebut halaman yang di tuju akan dibuka dan menutup halaman yang sedang dibaca. Kita bisa mengarahkan pembaca ketika mereka meng-klik link tersebut, halaman baru akan terbuka tanpa menutup halaman yang sedang dibaca. Hal seperti ini sering disebut Target Anchor Link, yang terdiri dari;
  • target="_top"; dengan penambahan target="_top" pembaca akan diarahkan pada artikel yang dituju dengan membuka halaman baru dan posisinya diatas halaman yang sedang dibaca tanpa menutup halaman yang sedang dibaca.
  • target="_blank"; dengan penambahan target="_blank" pembaca akan diarahkan pada artikel yang dituju dengan membuka halaman baru dan posisinya dibelakang halaman yang sedang dibaca tanpa menutup halaman yang sedang dibaca.
Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat... Happy Blogging :)

Catatan Kaki:
[1] Wikipedia : HTML a tag

Membuat Tampilan Gambar Slide (jQuery s3Slider)

Image Slide Show akan membuat tampilan blog menjadi indah dan lebih terlihat profesional, karena gambar akan tampil bergantian dengan efek fade yang sangat halus dan keterangan gambar akan tampil bergantian pula seiring perubahan gambar dengan efek slide. Tampilan seperti ini sangat cocok sebagai suatu gambaran informasi sederhana mengenai blog lain, atau bahkan bisa digunakan untuk ruang iklan bagi blogger yang memiliki ruangan (space) iklan terbatas.
Image slide show atau tampilan gambar slide sangatlah mudah kita terapkan pada blogger, hanya perlu beberapa langkah dalam pemasangan script code image slide show pada Blog*Spot. Sebelum artikel ini dibuat, Blogger TuneUp telah menerapkannya pada blog Hendriono Online, jadi silahkan diperhatikan dulu apakah memang perlu atau tidak kita memasangnya di blog kita, karena script code ini cukup lumayan menambah beban loading blog.
Membuat Tampilan Gambar Slide

Memasang jQuery Image Slide Show

CARA 1
Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke bagian "Tata Letak - Edit HTML"
Langkah 3
Cari kode dibawah ini:
]]></b:skin>
Langkah 4
Masukan kode dibawah ini tepat diatas langkah 3:
#slider {width: 380px; height: 250px; position: relative; overflow: hidden;}
#sliderContent {width: 380px; position: absolute; top: 0; margin-left: 0;}
.sliderImage {float: left; position: relative; display: none;}
.sliderImage span { position: absolute; font: 12px/15px Arial, Helvetica, sans-serif; text-align:justify; color: #fff; padding: 10px 10px; width: 360px; background-color: #000; filter: alpha(opacity=60); -moz-opacity: 0.7; -khtml-opacity: 0.7; opacity: 0.7; display: none;}
.clear {clear: both;}
.sliderImage span strong {font-size: 12px;}
.slide_atas {top: 0; left: 0;}
.slide_bawah {bottom: 0; left: 0;}
#sliderContent ul {list-style-type: none; float: left; margin: 0px; padding: 0px;}
#sliderContent li {list-style: none; margin: 0px;padding: 0px;}
Langkah 5
Cari kode dibawah ini:
</head>
Langkah 6
Masukan kode dibawah ini tepat diatas langkah 5 (baca keterangan):
<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js'></script>
<script type='text/javascript' src='http://s3slider-original.googlecode.com/svn/trunk/s3SliderPacked.js'></script>
<script type='text/javascript'>
$(document).ready(function(){
$('#slider')
.s3Slider({timeOut: 4000});
});
</script>
Langkah 7
Simpan Template
Langkah 8
Masuk ke bagian "Tata Letak - Elemen Halaman"
Langkah 9
Tambahkan Gadget Baru dengan tipe "HTML/JavaScript"
Langkah 10
Masukan kode dibawah ini pada gadget baru tersebut (Langkah 9):
<div id="slider">
<ul id="sliderContent">
<li class="sliderImage">
<a href="URL-TUJUAN"><img src="URL-GAMBAR" alt="JUDUL-GAMBAR" /></a>
<span class="slide_bawah"><strong>JUDUL-KETERANGAN</strong><br/>ISI-KETERANGAN</span>
</li>
<li class="sliderImage">
<img src="URL-GAMBAR" alt="JUDUL-GAMBAR" />
<span class="slide_bawah"><strong>JUDUL-KETERANGAN</strong><br/>ISI-KETERANGAN</span>
</li>
<!--Disini untuk menambahkan-->
<div class="clear sliderImage"></div>
</ul>
</div>
Langkah 11
Simpan Gadget dan Preview Blog (Baca keterangan)

CARA 2
Cara ini paling sederhana dan cepat, ikuti langkahnya:
Lihat cara 1 dan mulai dari langkah 8...
Langkah 1
Masuk ke bagian "Tata Letak - Elemen Halaman"
Langkah 2
Tambahkan Gadget Baru dengan tipe "HTML/JavaScript"
Langkah 3
Masukan kode dari cara 1 langkah 4, langkah 6 langkah 10 menjadi satu sehingga akan menjadi seperti dibawah ini:
<style type="text/css" media="screen">
#slider {width: 380px; height: 250px; position: relative; overflow: hidden;}
#sliderContent {width: 380px; position: absolute; top: 0; margin-left: 0;}
.sliderImage {float: left; position: relative; display: none;}
.sliderImage span { position: absolute; font: 12px/15px Arial, Helvetica, sans-serif; text-align:justify; color: #fff; padding: 10px 10px; width: 360px; background-color: #000; filter: alpha(opacity=60); -moz-opacity: 0.7; -khtml-opacity: 0.7; opacity: 0.7; display: none;}
.clear {clear: both;}
.sliderImage span strong {font-size: 12px;}
.slide_atas {top: 0; left: 0;}
.slide_bawah {bottom: 0; left: 0;}
#sliderContent ul {list-style-type: none; float: left; margin: 0px; padding: 0px;}
#sliderContent li {list-style: none; margin: 0px;padding: 0px;}
</style>
<script type='text/javascript' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js'></script>
<script type='text/javascript' src='http://s3slider-original.googlecode.com/svn/trunk/s3SliderPacked.js'></script>
<script type='text/javascript'>
$(document).ready(function(){
$('#slider')
.s3Slider({timeOut: 4000});
});
</script>
<div id="slider">
<ul id="sliderContent">
<li class="sliderImage">
<a href="URL-TUJUAN"><img src="URL-GAMBAR" alt="JUDUL-GAMBAR" /></a>
<span class="slide_bawah"><strong>JUDUL-KETERANGAN</strong><br />ISI-KETERANGAN</span>
</li>
<li class="sliderImage">
<img src="URL-GAMBAR" alt="JUDUL-GAMBAR" />
<span class="slide_bawah"><strong>JUDUL-KETERANGAN</strong><br />ISI-KETERANGAN</span>
</li>
<!--Disini untuk menambahkan-->
<div class="clear sliderImage"></div>
</ul>
</div>
Langkah 4
Simpan Gadget dan preview blog...


Keterangan:
  • Bagi blogger yang sudah memasangan efek Page Peel, maka tidak perlu memasang lagi jquery.js pada tips kali ini.
  • Simpan file JavaScript ini; jquery.js, s3Slider.js (klik kanan save as) pada hosting anda dan ubah URL-nya.
  • Lihat Cara 1 Langkah 4; width: 380px; height: 250px; (baris 1), width: 380px; (baris 2), dan width: 360px; (pada baris berikutnya), angka-angka tersebut diubah untuk menyesuaikan dengan lebar dan tinggi gambar, maka harus diperhatikan juga ukuran gambar yang akan kita gunakan.
  • Lihat Cara 1 Langkah 6; ubahlah LINK-URL sesuai dengan alamat file tersebut yang telah anda tempatkan.
  • Lihat Cara 1 Langkah 6; timeOut: 4000 adalah waktu yang diperlukan untuk pergantian antar gambar, ubahlah nilai 4000 sesuai keinginan anda, satuan waktunya milidetik.
  • Lihat Cara 1 Langkah 10; URL-GAMBAR; ganti dengan url gambar anda; JUDUL-GAMBAR; ganti dengan judul gambar; JUDUL-KETERANGAN; ganti dengan judul keterangan tentang gambar; ISI-KETERANGAN; ganti dengan keterangan atau informasi sesuatu yang ingin anda sampaikan kepada pengunjung; URL-TUJUAN; diisi dengan link tujuan jika gambar di klik.
  • Jika kita menggunakan Cara 2 maka perubahan yang harus dilakukan sama dengan perubahan yang dilakukan pada Cara 1.
  • Jika kita menggunakan Cara 2 maka perhatikan penambahan kode yang berwarna biru bergaris bawah.
  • Kode diatas hanya terdiri dari dua gambar, jika kita ingin menambahkan kode dari <li class="sliderImage"> sampai dengan kode </li> dibawah kode </li> dan sebelum kode <div class="clear sliderImage"></div> (Perhatikan kode <!--Disini untuk menambahkan--> disinilah kita menambahkan gambar baru).
  • Slider ini dibuat oleh serie3.info
Mudah-mudahan berhasil, tinggalkan pesan jika terjadi gagal pemasangan... Happy blogging :)

Tuesday, July 7, 2009

Berkenalan dengan Bisnis di Internet

Bisnis di internet bukan lagi isapan jempol, telah banyak orang merasakan uang dari bisnis di internet. Berbagai jenis bisnis di internet membuat orang yang baru mengenal internet menjadi bingung untuk mengenal, memahami dan memulainya. Tidak sedikit orang tertipu dengan bisnis yang ada di internet. Maka berhati-hatilah dalam mengambil keputusan untuk mencoba bisnis di internet. Mencoba dan mencoba lagi membuat orang lebih mengerti tentang sesuatu, tetapi haruslah kita mencari referensi yang akurat dengan informasi bisnis yang akan kita jalani, janganlah menambah jumlah korban yang dikecewakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan berbagai macam bisnis di internet.
Hati-hatilah dengan bisnis sekelas MLM (Multi Level Marketing) dan arisan online yang berupa piramida uang karena jenis ini tidak bisa dipercaya. Bahkan Google meng-klaim bisnis jenis ini adalah sebagai bisnis spam alias penipuan. Kenapa? Walaupun kita memperoleh keuntungan dari proses ini, tetapi lihatlah kebawah kita, puluhan, ratusan atau bahkan jutaan orang yang berada dibawah kita akan dirugikan. Jelas jenis seperti bukanlah jenis bisnis yang baik apalagi dikatakan "halal".
Sebenarnya jika dikategorikan jenis bisnis di internet (sampai hari ini) terdiri dari dua jenis, yaitu bisnis penjualan produk langsung (direct selling) dan bisnis penerbitan iklan (ads publisher). Mari kita bahas jenis-jenis bisnis tersebut:

1. BISNIS PENJUALAN PRODUK SECARA LANGSUNG (DIRECT SELLING)
Sebenarnya bisnis seperti ini adalah jenis bisnis biasa yang sering kita lakukan didunia nyata, hanya saja kita memanfaatkan internet untuk memperkenalkan produk kita, mengatur teknik pemesanan barang dan menyediakan pembayaran barang yang dipesan pembeli secara online. Para pakar internet business marketing menyebut jenis bisnis ini dengan sebutan e-Commerce. Contoh perusahaan internasional e-commerce yang berhasil adalah Amazon.com, sebuah perusahaan yang menjual produk berupa buku, cd, software, dan beberapa produk lainnya. Bisnis jenis direct selling sebenarnya bisa dilakukan secara individual dengan membuat website sendiri yang menggunakan sistem e-commerce seperti zencart dan oscommerce. zencart dan oscommerce memiliki fasilitas katalog produk dan memungkinkan transaksi online melalui gateway seperti paypal. Kita bisa menjual produk yang kita miliki atau yang kita buat baik berupa software, hardware, buku, cd dan lain-lain.

2. BISNIS PENERBITAN IKLAN (ADS PUBLISHER)
Bisnis jenis ini sedang panas-panasnya dibicarakan diberbagai forum, milis dan jenis perkumpulan lain di dunia maya. Bisnis penerbitan iklan merupakan bisnis dengan tingkat resiko paling rendah, karena modal yang diperlukan relatif kecil. Jika kita ingin memulai bisnis jenis ini cukup menyediakan biaya untuk sewa domain, hosting dan situs web. Bahkan kita bisa memulainya dengan layanan web atau blog gratisan, jangan minder dengan bahasa "gratis" karena didalamnya termasuk saya...;)
Hal yang terpenting untuk menjalankan bisnis ini adalah IDE dalam membangun situs web atau blog dan isi (content) dari web atau blog kita. Buatlah situs web atau blog semenarik dan senyaman mungkin dengan content yang unik dan berbeda (tidak banyak orang membahas dan mengerjakannya), sehingga para pengunjung akan tertarik dan penasaran untuk sering-sering mampir ke situs web atau blog kita. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan traffic (jumlah kunjungan) sebanyak-banyaknya terhadap situs web atau blog kita, karena disini letak kekuatan bisnis jenis penerbitan iklan. Semakin tinggi traffic, semakin besar pendapatan, semakin banyak para pemasang iklan berminat terhadap situs web atau blog kita.
Website sebesar Facebook.com juga memperoleh pendapatannya dari jenis bisnis ini. Nama-nama besar seperti Yaro Starak (Australia), Jason Katzenback, Cosa Aranda (Indonesia), adalah Ads Publisher yang berhasil meraup pendapatan tidak kurang dari 5000 USD perbulan. Selanjutnya adalah ANDA!?!?!? (Insya Allah...)
Ada dua jenis Bisnis Penerbitan Iklan yang ada di internet sampai tulisan ini dibuat, yaitu :

A. PROGRAM AFILIASI
Jenis program ini sering disebut program komisi, karena pemilik situs web atau blog akan mendapatkan komisi dari pemilik perusahaan yang mempunyai program ini. Dibawah ini jenis-jenis komisi yang akan diterima para pemilik situs web atau blog;

1. Komisi Penjualan Produk
Komisi ini akan diterima para pemilik situs web atau blog jika terjadi transaksi antara pemilik program dengan pembeli produk yang diiklankan oleh pemilik situs web atau blog. Besarnya komisi yang diterima pemilik situs atau blog tergantung prosentase dari harga produk yang dibeli. Contoh perusahaan yang memiliki program komisi penjualan produk adalah Amazon.com. Para pemilik situs web atau blog cukup bergabung dalam program ini, kemudian memasang script iklan yang disediakan Amazon.com pada situs atau blog kita. Setiap terjadi transaksi antara pembeli dengan Amazon.com melalui iklan yang tampil pada situs atau blog kita, maka kita akan mendapatkan komisi dari Amazon.com tergantung besarnya komisi produk tersebut.

2. Komisi Refferal
Setiap pemilik situs web atau blog yang bergabung dengan suatu perusahaan yang menyediakan komisi refferal, akan mendapatkan suatu link yang unik dan berbeda dari link asli dari situs penyedia komisi refferal. Kemudian kita ditugaskan mengajak para pemilik situs web atau blog lainnya untuk bergabung dengan perusahaan pemilik komisi refferal melalui link kita (link yang dipasang pada situs web atau blog kita yang telah diberikan perusahaan pemilik komisi refferal pada saat kita bergabung). Jika ada pemilik situs web atau blog lain yang bergabung melalui link kita, maka kita akan mendapatkan komisi yang besarnya sesuai dengan ketentuan pemilik perusahaan refferal tersebut. Tetapi berhati-hatilah dengan bisnis dengan program seperti ini, karena banyak perusahaan refferal spam (penipuan). Banyaklah bertanya kepada mereka yang telah berhasil dengan program komisi seperti ini dan saya tidak bisa merekomendasikan salah satu situs pun yang memiliki program komisi refferal. Secara pribadi sayang kurang suka dengan perhitungan komisinya, entah kedepan mungkin pandangan saya bisa berubah dengan sistem komisi refferal ini.

B. PROGRAM ADVERTISING
Program ini merupakan program yang menarik dan paling banyak diikuti oleh para pemilik situs web atau blog didunia. Bahkan telah banyak para pemilik situs web atau blog yang menggantungkan hidupnya dari jenis bisnis dengan program advertising. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan uang dengan memasang iklan dari perusahaan penyedia iklan. Besarnya pendapatan uang tergantung dari peraturan perusahaan pemilik program periklanan ini. Berikut beberapa peraturan perusahaan pemilik program advertising:

1. Cost per Impression (CPM)
Teknik pembayaran Cost per Impression yaitu pemilik situs web atau blog akan mendapatkan uang jika iklan yang dipasang pada situs web atau blognya ditayangkan per beberapa kali tayang tergantung pemilik program tersebut, ada yang per 100 ada juga yang per 1000 kali tayang barulah pemilik situs web atau blog mendapatkan uang. Contoh perusahaan yang menggunakan peraturan Cost per Impression misalnya valueclickmedia.com.

2. Pay per Click (PPC)
Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan uang tergantung banyaknya klik terhadap iklan yang ada pada situs web atau blog kita. Iklan akan ditampilkan jika pemilik blog atau situs web telah memasang script yang telah disediakan oleh pemilik program pada saat bergabung. Contoh perusahaan yang menggunakan peraturan Pay per Click misalnya Google Adsense, yang sampai hari ini masih tetap menjadi favorit para publisher (penerbit iklan) di dunia.

3. Pay per Play (PPP)
Walaupun sampai hari ini masih menjadi wacana tetapi sudah ada perusahaan yang telah menggunakan teknik ini untuk membayar para publisher (pemilik situs web atau blog). Pemilik situs web atau blog yang telah bergabung dengan program ini akan dibayar jika para pengunjung memainkan iklan yang ada pada situs web atau blog tersebut. Program periklanan seperti ini biasanya menggunakan media berbentuk audio atau video dalam penayangan iklannya.(Ma'af tidak ada contoh perusahaan dengan teknik seperti ini, silahkan cari sendiri)

4. Cost per Review (CPR)
Pemilik situs web atau blog diharuskan membuat suatu artikel yang berhubungan dengan pemasang iklan sesuai permintaannya pada salah satu artikel di situs web atau blog kita. Jika artikel tersebut diterima (approve) maka pemilik situs web atau blog akan memperoleh bayaran yang besarnya sesuai dengan ketentuan pemasang iklan. Contoh perusahaan yang menggunakan peraturan ini misalnya ReviewMe.com dan perusahaan ini merupakan favorit blogger Indonesia.

5. Cost per PageView (CPPV)
Program periklanan ini berbeda dengan empat program yang sudah dijelaskan diatas, karena tidak diperlukan situs web atau blog untuk mendapatkan uang. Kita hanya cukup bergabung dengan perusahaan yang menggunakan peraturan seperti ini, jika sudah bergabung maka kita diharuskan melihat iklan yang disediakan oleh pemilik program dalam beberapa detik atau menit, setelah itu kita akan dibayar yang besarnya tergantung pemilik program. Dan ada juga yang mengharuskan kita menuliskan beberapa kalimat saran atau kritik terhadap iklan yang ditayangkan sebagai bukti bahwa kita telah melihat iklan tersebut kepada pemasang iklan, program seperti ini sering di sebut juga survey. Berhati-hatilah dengan program Cost Per PageView ini karena sebagian besar adalah spam (penipuan). Penamaan Cost per PageView ini adalah spontan pada saat membuat artikel ini, penulis mohon ma'af jika penamaan program ini salah (silahkan direvisi).

Hal yang harus diperhatikan pemilik situs web atau blog adalah aturan dan mekanisme periklanan yang diikutinya. Kita harus patuh terhadap berbagai peraturan yang dibuat perusahaan pemilik program yang disampaikan kepada para publisher dalam bentuk Term of Service (ToS). Baca, pahami, cermati dan ikuti Term of Service (ToS) jika kita sudah merasa siap untuk mengikutinya.

Selain program-program diatas yang telah disebutkan, sebenarnya kita juga bisa menggunakan teknik Direct Advertising, yaitu program periklanan yang dikelola sendiri oleh pemilik situs web atau blog tanpa tergantung perusahaan periklanan lain. Contoh perusahaan yang menggunakan Direct Advertising adalah portal berita Indonesia seperti Detik.com, Kompas.com dan Okezone.com.

Demikian artikel tentang Bisnis di Internet, mudah-mudahan dapat memberikan gambaran dan semangat baru bagi para pemilik situs web atau blog yang baru mengenal tentang bisnis di internet. Jika ada kesalahan tulis atau kesalahan bahasa silahkan direvisi, penulis juga sama-sama sedang belajar tentang dunia bisnis di internet. Happy blogging... :)

Thursday, July 2, 2009

Setting Mail2Blogger

Dalam mem-publish (menerbitkan) artikel biasanya para blogger menggunakan mode Login, tetapi sebenarnya ada cara lain untuk membuat dan menerbitkan artikel ke Blogger. Para blogger diberi kesempatan untuk membuat dan menerbitkan artikel melalui email tanpa harus melalui mode Login. Cara ini lebih efektif, cepat dan tidak terlalu banyak memakan bandwidth. Kita cukup membuat artikel dengan software email client seperti ; Thunderbird, Outlook Express, dan masih banyak yang lainnya.
Terbitkan Artikel Via Email

Setting Email to Blogger (Mail2Blogger)

Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke tab "Pengaturan"
Langkah 3
Pilih sub tab "Email"
Langkah 4
Perhatikan gambar dibawah ini:
Setting Mail2Blogger
Alamat BlogSend:
Diisi dengan alamat-alamat email teman atau mereka yang berlangganan agar menerima artikel terbaru setiap kita membuat dan menerbitkan artikel tersebut.

Alamat Pengeposan via Email :
Perhatikan 3 pilihan dibawah ini :
  • Publikasikan segera email : jika kita pilih option ini maka setiap kita membuat artikel dan mengirimnya kealamat email yang sudah kita tentukan maka dengan segera blogger akan menampilkannya sebagai artikel terbaru. (Baca keterangan dibawah)
  • Simpan email sebagai entri konsep : jika kita pilih option ini maka setiap kita membuat artikel dan mengirimnya kealamat email yang sudah kita tentukan maka artikel tersebut akan disimpan sebagai draft oleh Blogger dan kita harus masuk ke mode login untuk mem-publish-nya (menerbitkannya). (Baca keterangan dibawah)
  • Dinonaktifkan : ini berarti kita tidak akan membuat dan menerbitkan artikel via email.
Langkah 5
Klik tombol "Simpan Setelan"

Keterangan :
  • Pada saat kita memilih option "Publikasikan segera email" dan option "Simpan email sebagai entri konsep" maka alamat email yang digunakan sebagai penerima artikel akan aktif, kita hanya perlu mengubah kata "secretWords" sesuai dengan keinginan kita, misal diubah menjadi "postingan" maka kita harus mengirim artikel kita ke alamat email "USERNAME.postingan@blogger.com" (jika melihat gambar diatas, maka alamat email menjadi "puspita939.postingan@blogger.com"). Jangan takut alamat email ini diketahui orang lain, karena hanya orang yang kita undang/dipilih yang dapat mengirimkan artikel melalui alat email tersebut.
  • Setelah setting Mail2Blogger selesai, baru kita bisa menggunakan email client untuk mengirimkan artikel ke alamat email yang sudah kita tentukan tadi.
Jika kita ingin mengundang orang lain menjadi penulis pada blog kita maka settingan selanjutnya akan dibahas dalam artikel "Undang Penulis Blog", silahkan ditunggu...??? Happy Blogging :)